PURWOREJO, BADUGA NEWS – Memasuki Masa Tenang Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung dari 24 hingga 26 November 2024, masyarakat kabupaten Purworejo, khususnya di Kecamatan Grabag, Kecamatan Gebang dan Kecamatan Bener menggelar kegiatan Doa Bersama dan Pembacaan Surat Yasin.
Tujuan kegiatan ini adalah memohon kelancaran, keamanan dan kedamaian selama proses Pilkada berlangsung yang akan dilaksanakan pada hari Rabu 27 November 2024 yang akan datang.
Rangkaian doa bersama ini serentak tersebar di berbagai lokasi seperti di mesjid dan pondok pesantren yang ada di hampir seluruh wilayah Jawa Tengah.
Ulama dan kyai, memimpin doa dengan penuh hikmat dengan dihadiri puluhan jamaah putra dan putri.
BACA JUGA: Hari Guru Nasional, Kepala Sekolah SMPN 3 Mandiraja: Kualitas Pendidikan Harus Ditingkatkan
Kegiatan ini juga melibatkan pembacaan Tahlil, Surat Yasin dan dzikir istighfar yang dipimpin oleh tokoh agama di setiap wilayah.
Ada beberapa tempat yang awak media pantau dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, adalah:
1. Masjid Baitul Muqorobin desa Kumpul Rejo, kecamatan Grabag telah dilaksanakan kegiatan “Doa Dan Baca Yasin untuk Pilkada Aman dan Damai” dipimpin oleh kyai Syaifudin yang diikuti oleh 100 orang Jemaah putra dan putri.
2. Di Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, telah dilaksanakan kegiatan “Umbul Doa dan Baca Yasin dalam terlaksananya Pilkada Jateng 2024 Damai dan Kondusif” yang dipimpin oleh M. Atok Ibnu Ribbah. S.H., selaku Kepala Ponpes An Nawawi Berjan, diikuti oleh 20 orang Jamaah.
3. Di desa Kaliurip Dusun Caren lor Rt. 01 Rw. 02
Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, telah dilaksanakan kegiatan “Umbul Doa dan Baca Yasin dalam Terlaksananya Pilkada Jateng 2024 Damai dan Kondusif” yang dipimpin oleh Kyai Rokhimab yang diikuti oleh 10 orang Jamaah.
NEW RELEASE: Buka Diklat Perempuan Penggerak, Bupati: Perempuan Diharapkan Jadi Pelopor Perubahan Sosial
Semua Ulama dalam momentum ini memanjatkan doa agar Pilkada menghasilkan pemimpin yang adil dan mampu mengayomi masyarakat.
“Kami berharap pemilu ini diberkahi dan melahirkan pemimpin yang membawa keadilan serta keberkahan bagi masyarakat,” tuturnya dalam satu suara, Kyai Syaifudin, M. Atok Ibnu Ribbah, S.H., serta Kyai Rokhimab.
Selain berdoa, masyarakat juga berkomitmen menjaga suasana damai baik di lingkungan sekitar maupun di media sosial.
Mereka berupaya menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi yang dapat memicu konflik.
BREAKING NEWS: KETUM BADUGA: SELAMAT HARI GURU NASIONAL
Dalam kegiatan doa bersama ini dilakukan secara netral tanpa mendukung pasangan calon tertentu.
“Kami hanya berharap siapapun yang terpilih nanti adalah pilihan terbaik dari Tuhan untuk kebaikan bersama,” ungkap salah seorang warga.
Doa bersama ini para jamaah pengajian memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan harapan Pilkada berjalan damai dan lancar.
Kegiatan doa bersama ini menunjukkan betapa pentingnya keharmonisan sosial dalam pelaksanaan pesta demokrasi.
Dengan semangat kebersamaan dan doa, masyarakat Jawa Tengah berharap proses Pilkada 2024, dimulai dari pemungutan suara hingga penghitungan akan berlangsung aman, tertib dan menghasilkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi daerah. (JH)
Editor : Joko Hariyono