Jumat, April 4, 2025
BerandaDAERAHMengganggu Waktu Istirahat Warga, Kandang Ayam di Desa Seliling Dianggap Meresahkan

Mengganggu Waktu Istirahat Warga, Kandang Ayam di Desa Seliling Dianggap Meresahkan

KEBUMEN. BADUGA NEWS – Keberadaan salah satu Kandang Ayam di wilayah Desa Seliling, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen tepatnya yang berada di lingkungan pemukiman penduduk sudah sangat meresahkan warga sekitar. Selasa, (24/9/2024). 

Pengolahan limbah kotoran Ayam yang tidak memperhatikan lingkungan menyebabkan bau tidak sedap sehingga terjadi penyebaran banyak Lalat yang tidak bisa terkendali dan suara mesin blower yang sangat memekakan telinga pada waktu malam hari mengganggu kenyamanan masyarakat disaat tidur.

Pada saat awak media mengkonfirmasi Subekhi selaku Kadus 4 tempat berdirinya kandang ayam milik Jubaedi warga desa Sruweng, kecamatan Sruweng, kabupaten Kebumen membenarkan adanya keluhan dari warga masyarakat yang sudah merasa terganggu dengan adanya aktifitas kandang ayam tersebut.

“Karena sudah tidak memikirkan masyarakat sekitar dan tidak memikirkan infrastruktur jalan desa yang sudah rusak akibat lewatnya truck yang bermuatannya melebihi kapasitas jalan sehingga jalan desa menjadi rusak,” jelas Kadus.

Lebih lanjut Subekhi juga menjelaskan kebenaran aktifitas kegiatan kandang ayam memang sudah mengganggu sebagian masyarakat khususnya yang berdekatan dengan kandang, karena lokasi berdirinya bangunan kandang ayam tersebut memang dekat dengan permukiman warga.

“Sementara ini saya sekarang tidak tahu persis operasional kandangnya seperti apa, karena saat ini sudah tidak mengkaryakan warga sekitar yang biasa saya tanyakan informasi mengenai operasional kandang. Namun kesepakatan awal dengan masyarakat, akan mempekerjakan warga sekitar, tetapi saat ini kesepakatan itu sudah dilanggar oleh pemilik kandang,” terangnya.

Kepala Desa Seliling Kecamatan Alian, memberikan konfirmasi bahwa, ” Keberadaan kandang seperti apa, yang tahu persis adalah masyarakat di sekitar kandang dan Kepala dusun setempat. Karena adanya kandang ayam yang didirikan ditempat itu juga ada peran serta dari Kepala dusun setempat, namun ketika operasional kandang sudah menyebabkan rusaknya infrastruktur jalan desa, tentunya kami sebagai pemangku wilayah akan menanyakan kepada pemilik kandang tersebut,” tuturnya.

Pada saat awak media mengkonfirmasi pihak pengelola kandang yang diwakili oleh kepala kandang yang mengaku bernama Badrudin mengatakan bahwa; ” Suara yang berasal dari blower itu tidak bisa dipelankan lagi, dan bukan berarti blower itu yang rusak. Tetapi memang suaranya seperti itu. Paling yang bisa saya lakukan berkordinasi dengan warga sekitar agar memaklumi.”

Red. Muji&tim Jateng.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments